Essay For Besiswa LPDP

Essay
Salah Satu Syarat wajib untuk beasiswa ini, membuat essay 500-700 kata.. :)
aku masih belum puas dengan essay ini, karena masih belum menjawab sasaran dan pertanyaan KONTRIBUSI BAGI INDONESIA, jadi sepertinya harus cari inspirasi lagi,,,
heiii mbak share lagi donk biar... :P essay ini ratinya naik.. 



KONTRIBUSI BAGI INDONESIA
Tantangan Milenium untuk pengembangan diri pada masyarakat Perbatasan

Pada era globalisasi saat ini, pemuda dihadapkan pada perubahan nilai-nilai lama terhadap nilai-nilai baru seperti kebudayaan asing yang saat ini menggorogoti Bangsa Kita, yang semuanya tidak sesuai dengan kepribadian Masyarakat Indonesia. Apalagi  pemuda dan bangsa Indonesia saat ini dihadapkan dengan berbagai tantangan baik tantangan di bidang pendidikan, hukum ekonomi, sosial,maupun budaya khususnya ASEAN Community seperti Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 2015 dan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) pada tahun 2020.
Dengan tantangan yang ada maka semakin banyak pula hal-hal yang harus diatasi. Hal ini merupakan tantangan besar bagi pemuda pemudi diwilayah perbatasan untuk siap menghadapi perubahan dalam bidang teknologi informasi. Kita harus mampu mencari pemecahan dan mengurangi dampak dari berbagai masalah yang ditimbulkan dalam menangani masalah Milenium dan era globalisasi ini, terutama di sektor-sektor yang berdampak langsung kepada masyarakat khusunya didaerah terpnecil dan daerah perbatasan langsung dengan Malaysia. 
Proses pendidikan di lakukan diseluruh wilayah Indonesia dari kota Sabang di Provinsi Aceh sampai dengan Kota Marauke di Provinsi Papua. baik itu diwilayah perkotaan maupun pedesaan bahkan pendidikan juga dilakukan didaerah daerah pedalaman termasuk wilayah perbatasan. salah satu tantangan untuk memajukan Indonesia ialah dengan menjangkau pendidikan wilayah pedalaman karena pembangunan pendidikan yang bermutu di seluruh wilayah Indonesia merupakan cita-cita besar yang belum terwujud.
Wilayah perbatasan merupakan bagian wilyah provinsi, kabupaten, atau kota yang secara geografis berbatasan langsung dengan negara tetangga dan yang langsung berhadapan dengan negara lain. Wilayah perbatasan menjadi kawasan yang rawan terhadap gangguan keamanan karena beberapa hal. Misal revolusi mental adalah perubahan mendasar dalam mentalitas berupa cara berpikir, cara merasa dan cara mempercayai, yang semuanya menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari. Kerangka etos ini menyangkut semua bidang kehidupan mulai dari ekonomi, politik, sains-teknologi, seni, agama, dan sebagainya. Begitu kompleksnya, sehingga mentalitas bangsa lambat-laun akan mengalami degradasi moral. Revolusi mental membangun karakter mulia atau akhlak mulia yang pada gilirannya mampu membangun 3 (tiga) dimensi kemanusiaan yakni manusia sehat, manusia cerdas dan manusia berkepribadian. Dimensi ini akan membentuk pemuda Indonesia yang berkepribadian, memiliki otak yang cerdas, fisik yang sehat dan kehendak yang berbudi pekerti luhur.
Masa depan bangsa Indonesia tidak dapat diserahkan hanya pada satu pilar kekuatan saja yaitu elite politik yang selama ini memegang peran dominan. Untuk mencapai masa depan yang lebih baik perlu digali dan dikembangkan pilar kedua dengan peran lebih signifikan, yaitu elite Iptek. Dalam hal ini diharapkan adanya suatu sinergi dari dua pilar itu yaitu elite politik yang berfungsi meningkatkan kualitas demokrasi, sedangkan elite Iptek berperan menegakkan daya saing bangsa.
Salah satu provinsi di Kalimantan yang mempunyai wilayah perbatasan dengan negara tetangga yakni Malaysia adalah provinsi Kalimantan Utara. Provinsi Kalimantan Utara secara geografis memiliki wilayah perbatasan darat dan perairan dengan negara bagian Serawak dan Sabah (Malaysia Timur). Provinsi Kalimantan Utara terletak di sebelah Timur pulau Kalimantan dan sekaligus merupakan wilayah perbatasan dengan Malaysia khususunya negara bagian Sabah dan Serawak. Provinsi Kalimantan Utara mempunyai luas daratan 198.441,17 km2 dan luas pegelolaan laut 10.216,57 km2. Kalimantan Utara terletak antara 113044’ sampai dengan 119000’ bujur timur serta di antara 4024’ Lintang Utara sampai dengan 2025’ Lintang Selatan. (Kalimantan Utara Dalam Angka, 2011).
Kecamatan Sebatik merupakan sebuah pulau yang berada paling luar dari Kabupaten Nunukan. Sebatik juga disebut pulau perbatasan karena sebagian daerahnya merupakan wilayah Indonesia dan Malaysia. Pulau Sebatik dengan luas wilayah sekitar 247,5 km2 dan secara geografis terletak pada 117º 40’BT – 117º 54’BT dan 4º 02’LU – 4º 10’LU. Pada saat ini Sebatik terdiri dari dua kecamatan yakni kecamatan Sebatik Induk dan kecamatan Sebatik Barat. Jumlah penduduk Indonesia di pulau Sebatik ini adalah ±35.000 jiwa, dengan latar belakang etnis yang didominasi suku Bugis-Makasar (90-95%).
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhz-ejpsBTOG8TdI6yrHqk5gwYU3AOU8L0jYqM7KrsUSBgEUYznfHVPvkZRvIkoUmkZX1PeDRjqecnAAHTqIwzlG8vh8ogYdYA3-nzs3cNqRhk5a0tmitveb9EJ-a1VtDFRUrvKULYD9Fk/s1600/Sebatic.jpg

Sebatik merupakan wilayah yang tergolong tertinggal. Berbagai keterbatasan masih terlihat dari keberadaan infrasruktur pada sarana perhubungan, komunikasi, penyediaan air bersih, sarana pendidikan, dan sarana kesehatan. Sarana pendidikan yang ada saat ini masih terbatas. Beberapa desa hanya mempunyai sekolah sampai SD. Untuk wilayah Sebatik Barat, Sekolah Lanjutan Pertama (SMP) hanya ada dua yakni satu di Desa Setabu dan satu di Desa Aji Kuning. Anak-anak penduduk desa harus menempuh jarak cukup jauh bila ingin melanjutkan pendidikan pada tingkat SMP.
Saat ini Sekolah Menengah Atas baru ada di Kecamatan Sebatik Timur, itupun sekolah status swasta. SMA status negeri hanya ada di Nunukan. Kondisi seperti ini menyebabkan banyak penduduk yang mengalami kesulitan untuk melanjutkan sekolah. Dua kendala dalam melanjutkan sekolah untuk masyarakat yang tinggal di pulau ini adalah masalah jarak lokasi dan kemampuan terbatas. Hanya beberapa anak, khususnya dari golongan mampu yang dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian, kualitas pendidikan penduduk Sebatik sebagian besar relatif rendah (hanya mencapai tingkat Sekolah Dasar).
Pengembangan Pulau Sebatik Indonesia ke depan diupayakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan berbagai potensi sumber daya yang ada. Baik dari sisi letak geografisnya sendiri maupun potensi sumber daya alamnya yang telah ada dan melimpah saat ini serta sumber daya manusianya. Untuk meningkatkan pendidikan masyarakat, khususnya pendidikan formal diperlukan sarana pendidikan yang berkaitan dengan lembaga pendidikan, buku-buku pelajaran dan beasiswa bagi anak-anak dari keluarga miskin dan anak-anak terlantar.
Dampak negatif dari globalisasi, modernisasi, dan perkembangan teknologi yang begitu pesatnya terhadap perkembangan generasi-generasi bangsa ini tentunya bukan merupakan rahasia lagi.hmpir setiap hari kita disuguhi informasi-informasipelajar yang terlibat narkoba, tawuran antar suku maupun agama dan masih banyak lagi. ini tak lepas dari kurangnya pengetahuan diri dan kemampuan dalam memanjement emosi.
Terlepas dari kesulitan yang harus dihadapi pemerintah indonesia untuk memajukan pendidikan tentunya seorang psikologi prefesional memegang peranan penting dalam menentukan pencapaian. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang sangat penting dikuasai oleh seorang pendidik seperti saya dalam menjalankan perannya sebagai pendidik bagi peserta didiknya. tentunya dituntut untuk memahami tentang berbagai aspek perilaku diri maupun perilaku orang-orang yang terkait dengan tugas saya, sehingga dapat menjalankan tugas dan peran secara efektif yang memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian yang diharapkan. Maka dengan bantuan beasiswa ini diharapkan saya berkontribusi untuk indonesia agar membentuk sebuah cerminan bagi masyarakat perbatasan untuk mencapai pengetahuan diri (self-knowledge) dalam meningkatkan efektifitas yang siap menghadapi tantangan era globalisasi dan perubahan nilai-nilai lama terhadap nilai-nilai baru seperti kebudayaan asing dan perubahan teknologi informasi. dengan ini dibutuhkan karakteristik dari seorang Psikologi professional yaitu :

  1. memiliki keterampilan yang cukup dan etos kerja untuk menghadapi batas-batas waktu pekerjaan dan harapan yang masuk akal.
  2. Memiliki komitment kuat dan totalitas tinggi 
  3. Mencintai bangsa dan memiliki afeksi yang nyata 
  4. Membuat komitment personal terhadap diri sendiri. 
 

Postingan Populer